Jurgen Klopp Buka Pintu Belanja Pemain di Januari

Jurgen Klopp Buka Pintu Belanja Pemain di Januari
Jurgen Klopp Buka Pintu Belanja Pemain di Januari

Agen Bola Online
– Jurgen Klopp mengatakan Liverpool bisa memperkuat skuatnya di bursa transfer Januari jika mereka kehilangan pemain kunci lainnya karena cedera.

Liverpool saat ini sedang unggul empat poin di puncak klasemen Premier League. Namun, beberapa pemain The Reds saat ini sedang terkapar cedera.

Klopp akan memasuki periode sibuk tanpa dua pemain belakang Joe Gomez (pergelangan kaki) dan Joel Matip (tulang selangka). Trent Alexander-Arnold (kaki) dan Naby Keita (tulang rusuk) juga menghadapi tes kebugaran untuk pertandingan Boxing Day melawan Newcastle.

Klopp mengatakan ia cukup senang dengan kondisi skuat Liverpool saat ini. Namun, ia bisa tergoda masuk bursa transfer jika kehilangan pemain lainnya di skuatnya lagi.

“Saya sangat senang dengan apa yang saya miliki, tetapi saya selalu berkata, Anda tidak akan pernah tahu. Saya akan membiarkan pintu terbuka,” kata Klopp kepada Sky Sports.

Baca Juga : Jurgen Klopp: Manchester City Adalah Dinding Yang Harus Dilewati Liverpool

“Jika beberapa hal terjadi, maka kita perlu melihatnya. Sejumlah game mengerikan akan muncul. Sangat penting bahwa kami bisa bereaksi.

“Jika sesuatu berubah secara dramatis, kita perlu melihat tetapi jika tidak ada yang terjadi, maka kami tidak akan melakukan apa-apa.”

James Milner bermain sebagai bek kanan saat Liverpool mengalahkan Wolves 2-0. Namun, Klopp mengatakan timnya tidak bisa terus menerus mengandalkan fleksibilitas pemain tertua dari pasukannya itu.

“Kami tidak punya banyak pilihan lagi karena kami punya dua bagian tengah yang cedera, sehingga segera membatasi segalanya,” kata Klopp.

“Kami tidak selalu serba bisa. Ya, [James] Milner bisa memainkan lima atau enam posisi berbeda, itu bukan masalah baginya, tetapi tidak ada banyak pemain yang bisa memainkan banyak posisi seperti itu.

“Tapi situasinya baik-baik saja.”

Bintang Arsenal, Mesut Ozil, memberi ucapan dukacita sebagai bentuk perhatiannya kepada para korban bencana tsunami di Selat Sunda yang melanda Banten dan Lampung.